Tahun 1966 Kapten Edward James Land merekrut Carlos sebagai instruktur petembak runduk di Da Nang Vietnam Utara. Standard yang di tetapkan dalam sekolah petembak itu adalah 2,5 cm pada jarak 100 m. Menggunakan senapan Sniper MIC Garrand dengan teleskop berkekuatan 2.5 kali. Sebagai ssaran latihan adalah kontainer bekas peluru meriam berwarna hijau olive sehingga sukar dilihat dari jarak jauh.Selama tahun pendidikan 1966 s/d 1967 ke 17 instruktur berhasil melatih 600 calon petembak runduk. Kemudian para petembak inilah yang paling banyak menembak Vietcong dari divisi manapun di korps Marinir.
Apache Women
Adalah komandan pleton sniper vietcong, seorang wanita yang sadis dalam menyiksa setiap anggota marinir yang tertangkap olehnya. Penyiksaan sengaja dilakukan berjarak sekitar 200 m dari Fire Base di bukit 55. Suatu hari, seorang prajurit marinir tewas kehabisan darah karena di kebiri dan di biarkan lari menuju markas. Kapten James Land dan Carlos mengejar dan menyusup jauh ke daerah vietcong. Mereka bersembunyi dan bertiarap. Dari waktu ke waktu mereka bertukas tugas sebagai pengawas (Observer) dan petembak mengawasi jejak.Setelah beberapa waktu perburuan dalam jarak 1000 m mereka melihat sekelompok vietcong. Mreka lebih kurang berlima keluar dari hutan dan sang komandan memerintahkan berhenti untuk buang air kecil. Dari caranya berjongkok komandan regu mereke memastikan inilah Apache Women.
Cobra Sniper


